Kamis, 26 Desember 2013

red plum blossom that loved snow (meeting me and you that separated by time)


“dia datang untuk pergi , ataukah dia datang untuk kembali ?”
Terkadang dalam hidup , seseorag bertanya kenapa dia harus bertemu dengannya ? dengan seseorang yang begitu asing untuknya . dengan seseorang yang begitu mempercayai semua Impian dan ambisinya . seseorang yang begitu percaya bahwa kelak ia akan mewujudkan semuanya . seseorang yang tersenyum untuknya dengan penuh ketulusan . dia tak pernah berniat untuk memberikan separuh hatinya untuk seseorang . namun , diam diam tanpa ia ketahui seseorang itu telah berhasil merebut seluruh hatinya.
Itu , entahlah .... ia rasa pertemuannya dengan pemuda itu tidaklah nyata . ia rasa , itu hanya Imajinasinya . benarkah ia hanya berimajinasi? Lalu kenapa senyum itu selalu muncul dalam memorinya ?
Gadis itu  , berjalan menikmati waktu yang terlalu egois untuk membiarkannya menyimpan memori itu sendirian . sesekali ia memejamkan matanya . ia terlihat seperti sedang mencari cari seseorang dalam pejaman matanya .
“gadis itu sedang menunggu seseorang”
                                                                                                *******
“berapa juta kisah yang tak kuketahui tentangmu ?”
“berapa juta kenangan yang tersembunyi di balik sosokmu ?”
“Bisakah kau menjelaskannya padaku? Kepada orang asing yang jatuh hati padamu”
                                                                                                ******
Ya , gadis itu jatuh hati kepada pemuda yang telah pergi dan menghilang dari kehidupannya . lantas kenapa ia masih saja mempertahankan hatinya ? entahlah .... mungkin ini yang dinamakan cinta, seseorang berkata bahwa cinta bukanlah sebuah negoisasi . namun cinta adalah sebuah ketulusan . lantas berapa lama lagi gadis itu harus bertahan dengan semua memori yang selalu berlari mengelilingi otaknya ? .
                                                                                       ******
“penyesalan datang di akhir kisah
Bohong
nyatanya kisahku yang baru saja dimulai telah menuai sesal.
Aku menyesal dengan kedatangannya
Aku menyesal harus jatuh hati padanya
Dan aku menyesal masuk dalam kisahnya!
Namun, aku juga menyesal atas kepergiannya”
*****
                Ini mungkin tak seindah kisah antara matahari dan bunga matahari yang begitu abadi , tulus dan rahasia . juga tak seindah kisah antara gerimis dan musim gugur yang begitu mempesona. Namun , ini adalah sebuah cerita tentang bunga plum blossom yang mencintai salju . salju yang begitu dingin .
Bunga red plum blossom berbeda dengan bunga cherry blossom (sakura) . bunga plum blossom ini menandakan bahwa musim dingin berakhir , atau segera berakhir  . bunga ini mekar sebelum sakura. Ia memang tak sepopuler dan tak seindah sakura. Namun , bagi salju yang sempat melihat bunga plum. Ia pasti akan mengatakan bahwa bunga plum sangatlah Indah .
“pertemuan untuk perpisahan” itulah takdir pertemuan antara bunga plum dan salju .
Bagi salju bunga plum adalah sosok asing yang tiba tiba hadir dalam kehidupannya .
“berapa juta kisah yang tak kuketahui tentangmu ?”
“berapa juta kenangan yang tersembunyi di balik sosokmu ?”
“Bisakah kau menjelaskannya padaku? Kepada orang asing yang jatuh hati padamu”
                                                                                                                                                                ~ salju putih ~
                                                                                                ******
Bunga plum , aku rasa ia lebih mengetahui daripada salju . ia tahu , bahwa pertemuannya dengan salju hanyalah sebuah pertemuan singkat yang akan berakhir dengan perpisahan. Ia sama sekali tak berniat untuk memberikan hatinya kepada salju , namun tanpa ia ketahui , diam diam salju telah merebut seluruh hati bunga plum. Kini bunga plum telah jatuh hati , meskipun ia tahu bahwa sebentar lagi waktu dan angin akan menggugurkan dan menyapu habis seluruh kenangan dan kisah tentang bunga plum dan salju .. begitu Indah saat bunga plum mekar dan sempat melihat salju yang samar samar mulai mencair . namun , hal itu sunggguh mengiris hati bunga plum . ia tahu bahwa salju akan menghilang .
Malam itu , salju berkata kepada bunga plum dengan sangat dingin . bahwa ia akan meninggalkan dan melupakan bunga plum . salju itu hanya meminta agar bunga plum tidak marah , bersedih dan juga tak sakit hati saat salju pergi . dan apakah kau tahu apa jawaban bunga plum? Bunga plum menjawab bahwa ia sama sekali tak akan pernah marah ataupun membenci salju , bahkan ia pun tak akan bersedih namun ia akan menampilkan senyuman terbaiknya saat salju pergi .
Pagi hari , ketika angin musim semi berhembus pertama kalinya , dan mentari perlahan merangkak naik . salju terlihat semakin samar , perlahan kristal kristal putih itu berubah menjadi airan transparan yang tak mampu dilihat lagi oleh bunga plum . di saat terakhirnya salju berkata bahwa ia menintai bunga plum . sedagkan bunga plum masih tersenyum menatap salju yang perlahan menghilang , tangis yang tersembunyi di balik senyuman . ia tersenyum , bukan karena ia bahagia , namun karena ia ingin menghiasi sebuah perpisahan yang memilukan itu dengan setitik kenangan manis saat salju bisa melihat senyumnya . bukankah kisah yang berakhir sedih tak harus diisi sepenuhnya dengan tangisan ? .
Tak lama , setelah salju sepenuhnya tak nampak . bunga plum perlahan gugur satu persatu . ya, ia memang tak bersedih . namun , gugurnya kelopak it menandakan bahwa hatinya terluka . ia tak sedih , namun ia hanya terluka . ia juga tak pernah sakit hati pada salju, namun ia hanya tak bisa menghapuskan bayangan tentang salju dari hatinya . bukankah itu juga sakit,? Saat kita tak mampu melupakan seseorag yang telah pergi dari kehidupan kita. Bukan , bagi bunga plum .itu bukanlah rasa sakit , namun itu adlah rasa beni yang mengendap menjadi sebuah kerinduan yang sungguh dalam .
                Seperti pertemuanku denganmu , yang berakhir seperti salju dan bunga plum . kau orang asing yang datang memasuki celah kisahku yang penuh dengan kenangan masa lalu. Kukira kau akan membantuku menghapuskan kenangan itu , namun kau justru ikut menjadi bgian dari masa laluku . namun , entahlah ..... hatiku yakin bahwa kau bukanlah bagian masa laluku , entahlah .... aku juga yakin bahwa perpisahan adalah sebuah pertemuan kembali . aku harap aku dapat kembali bertemu denganmu . entah berapa tahun lagi, entah di benua mana , entah di dimensi mana . dan kuharap saat itu kau masih mengingatku sebagai bunga plum yang pernah kau temui dan berjanjilah tersenyumlah padaku saat kita bertemu. 


Tidak ada komentar :

Posting Komentar