Kamis, 24 November 2016

maafkan aku yang terkadang masih merindukanmu


Kudengar kau tengah baik-baik saja disana, beberapa orang bahkan berkata bahwa kamu telah berbahagia dengan seseorang .
aku turut bahagia juga atas kebahagiaanmu. 
Disini aku selalu mendoakanmu agar kau tak pernah sedikitpun merasakan kesedihan seperti yang sempat kurasakan karena kehilanganmu. 
Aku melihatmu tersenyum kemarin, dalam foto yang kau unggah bersama gadis itu, Ah… kalian benar-benar pasangan yang serasi. Aku berdoa agar dia dapat menjaga hatimu dengan sangat baik. 
Jika bisa, aku bahkan ingin mengucapkan banyak terimakasih kepadanya, karena telah membantumu menampilkan senyuman hangat itu kembali. Senyuman yang bahkan sempat jarang kulihat setelah kita dipisahkan oleh jarak dan waktu tanpa suatu kejelasan. 
Bahkan aku ingin menyampaikan rasa terimakasihku kepada kekasihmu yang baru, bahwa aku begitu bangga melihatnya membawamu kepada hari-hari yang penuh dengan warna. 
Dan untukmu, seseorang yang sempat didizinkan oleh takdir untuk sejenak menetap dihatiku, tak perlu lagi kau menoleh kebelakang. Maafkan aku atas rasa pengecutku yang tak mampu memperjuangkanmu lebih jauh lagi. Sekarang, kita tengah berjalan di persimpangan jalan yang berbeda. Kuharap apabila suatu waktu kita dipertemukan pada sebuah titik jalan yang sama, kita bisa saling tersenyum menatap satu sama lain. 
Aku akan tersenyum bahagia melihatmu bersama dengan seseorang yang kau cintai, dan kaupun akan bahagia melihatku bersama dengan seseorang yang kelak akan kucintai juga. 
aku berdoa agar luka di hati masing-masing yang disebabkan oleh suatu perpisahan dan kehilangan tak meninggalkan secuil dendam pada hati kita. baik itu terhadap waktu, jarak maupun seseorang yang memang belum dan tidak diizinkan oleh takdir untuk terus bersama dengan kita. 
“semoga kau selalu bahagia, aku berdoa untuk kebahagiaanmu”
-maafkan aku yang terkadang masih merindukanmu, 
-Written by nurul hidayy , SEMARANG 24 NOVEMBER 2016

Tidak ada komentar :

Posting Komentar